ARTIKEL ORCA HOBI

D.O.D/ DEEP of DISCHARGE BATTERY

Hello sobat orcahobi. 

    Dikesempatan ini, kami akan jelaskan, Apa yang dimaksud dengan “DEEP oF DISCHARGE BATTERY atau D.o.D” yang dapat terjadi pada Battery kendaraan listrik kesayangan kita.


 

Karakteristik dan Faktor kerusakan “deep (imbalance)discharge”
1. Deep of Discharge (Kelelahan Berlebihan): Ini adalah jenis kerusakan yang paling umum terjadi pada batere kendaraan listrik.
· Kendaraan roda tiga dengan beban penumpang membutuhkan arus yang sangat besar saat start dan menanjak.
   Baterai Lead-Acid ‘secara umum’ dirancang untuk pelepasan arus tinggi (high discharge rate) secara terus-menerus.
Saat ditarik arus besar, tegangan akan turun drastis.
· Jika kendaraan dipaksa dioperasikan dalam kondisi tegangan puncak, secara terus menerus, maka baterai dapat mengalami deep discharge (kelelahan yang sangat dalam).
Hal ini akan riskan merusak pelat-pelat di dalam baterai secara spontan&permanen.


 

2. Karakteristik Karakteristik :
· Baterai yang posisinya paling ujung atau yang memiliki resistensi internal sedikit lebih tinggi dari yang lain, akan terima dampak yang lebih berat.
Saat discharge, baterai terlemah ini akan habis lebih dulu.   
Saat charge, baterai terlemah ini tidak akan terisi penuh.
· Siklus (akumulasi) “tidak pernah penuh & selalu terkuras diawal” ini sebabkan satu baterai tertentu rusak lebih cepat.  sementara batere lainnya menyusul kerusakan pertama.
Inilah mengapa batere alami kerusakan bergantian.


 

3. Proses Pengisian (Charging) yang Tidak Optimal:

· Jika satu baterai sudah rusak/lemah, charger akan kesulitan mencapai tegangan penuh, karena baterai yang terdampak tersebut (menghambat).

Akibatnya, baterai dalam group yang sama, dapat terisi, namun tidak pernah terisi secara optimal, ini akan memperpendek umur seluruh paket baterai.


 

4. Air Battery (Meski VRLA “Maintenance Free”):
· Baterai VRLA disebut “sealed” tetapi dalam kondisi stres tinggi (panas dan deep discharge), air dalam elektrolit bisa mengalami kebocoran + menguap , dan tidak bisa diganti. Ini mempercepat sulfasi dan kerusakan.


 

Solusi untuk Sistem Lead-Acid

Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda ambil:

1. Segera Lakukan – Diagnosa dan Balancing Battery.

· Ukur Tegangan Setiap Baterai: Saat baterai penuh dan saat baterai “drop” karena beban.
· Kondisi Penuh: Setelah dicharge, ukur tegangan setiap baterai. Seharusnya masing-masing menunjukkan ~12.7V – 13.0V. Jika ada yang menunjukkan 12.3V atau kurang, itu adalah baterai yang bermasalah.
· Kondisi Berbeban: Saat kendaraan “mogok” karena diberi beban, segera ukur tegangan setiap baterainya. Anda akan menemukan satu baterai yang tegangannya jauh lebih rendah (misal: 9V atau 10V) sementara yang lain mungkin masih di 11.5V. Ini adalah biang kerusaknya.

2. Solusi Teknis & Penggantian

· Ganti SELURUH Paket Baterai, Bukan Satu-Satu:
· Ini adalah aturan terpenting untuk baterai lead-acid dalam paket seri. Jangan pernah mengganti hanya satu baterai yang rusak dengan yang baru.
· Mengapa? Baterai baru akan dipaksa bekerja sama dengan empat baterai lama yang sudah “terdampak”dan meningkat resistensinya.

Dalam waktu singkat, baterai baru itu akan “dipaksa” menyesuaikan diri dengan kondisi baterai lama, alias menjadi rusak juga.
· Selalu ganti kelima baterai sekaligus dengan merek, tipe, dan batch produksi yang sama.

*Pastikan semua baterai pengganti adalah BARU dan dari pembelian yang sama.


 

*Apakah Penggunaan Speed 3 di Segala Kondisi sebabkan Deep Discharge ?

#Itulah penyebab langsung / Kerusakan spontan.

Berikut penjelasan teknisnya:

· Speed 3 = Arus Maksimum: Saat pengendara memilih speed tertinggi, controller (pengontrol motor) akan menarik arus sebesar mungkin dari baterai untuk mencapai torsi dan kecepatan tertinggi.
· Kondisi Tanjakan & berat Di tanjakan, akan sebabkan motor membutuhkan torsi yang sangat besar. Untuk hasilkan torsi besar, controller akan menarik arus yang lebih besar lagi dari baterai.
· Voltage Sag & Deep Discharge:
1. Saat arus besar ditarik, tegangan baterai akan turun drastis  (voltage sag).
2. Jika ini dilakukan terus-menerus, baterai akan dengan cepat panas dan mencapai tegangan kritis (misalnya di bawah 10.5V per baterai).
3. Melanjutkan perjalanan dalam kondisi panas dan pada tegangan kritis inilah yang disebut deep discharge. Pada titik ini, reaksi kimia di dalam baterai menjadi panas dan tidak stabil, menyebabkan terbentuknya sulfasi keras pada pelat baterai yang permanen dan tidak bisa dikembalikan.


 

Analogi: Bayangkan Anda lari sprint 100 meter(speed 3).

· Melakukannya 1x di jalan datar (beban ringan) masih bisa ditolerir tubuh (baterai).
· Melakukannya berulang-ulang (penggunaan reguler) akan membuat Anda kelelahan rawan cedera.
· Memaksa lari sprint di tanjakan (beban berat) akan membuat Anda kolaps dan mogok jauh lebih cepat. Jika dipaksakan, bisa menyebabkan kerusakan otot (sulfasi permanen pada baterai).

Kesimpulan

1.baterai Lead-Acid, dengan masalah  “Deep Discharge” dan “Ketidakseimbangan (Imbalance)” dapat dihindari jika penguna, memiliki pemahaman pengunaan yang benar :

  1. Hindari Deep Discharge:

Jangan biarkan kendaraan digunakan sampai daya benar-benar habis. (sisa daya ideal 30%-50%) Atau, jangan menggunakan kenadaraan sampai melambat atau padam, baru di charge.

    2. Jangan gunakan speed (2-3) /Arus Maksimum, menjadi  kecepatan Default (utama)

   3. Charge Segera Setelah Pemakaian Berat: Setelah mengangkut beban berat atau daya sudah mencapai batas sisa 30%,  segera isi daya dihari yang sama (jangan ditunda berhari).

    4. Selalu beri waktu baterai “Cool Down(1jam)”: Setelah pemakaian berat, baterai akan panas. Tunggu beberapa saat sebelum mencharge baterai.

*Tambahan

Kekeliruan umum: 
#Tidak benar, kerusakan battery pada kendaraan listrik anda, selalu menunjukan perubahan fisik (luar) pada battery (kembung).
*Faktanya, kerusakan klasik seperti “Deep Discharge” justru tidak menunjukan perubahan fisik luar pada battery. sebab kerusakan hanya menjangkau pada plat-plat sel, didalam battery.

#Tidak benar, kerusakan battery akan terjadi sekaligus dialami dalam 1 set full (paket).
*Faktanya, kerusakan battery seperti “deep discharge” malah sering diawali kerusakan pendahuluan, pada satu atau dua battery, dan disusul battery lainnya. 

#Tidak benar, usia battery kendaraan listrik kesayangan anda pasti berumur tahunan.
*Faktanya, semua battery keluaran pabrik, hanya menyebut max circle charge, diantara 150 s/d 250, namun semua ini, tergantung pada manajemen pemakaian dan perawatan . Meskipun dibanyak pemakaian regular, pengendara dapat menikmati usia pemakaian battery yang cukup panjang, semua ini tentu berkaitan pada manajemen pengunaan yang benar.

# kesalahan atas aturan(anjuran) penggunaan yang terjadi saat pemakaian&pengisian daya, juga dapat merusak kendaraan, battery dan sistem lainnya, secara spontan!!

     Demikian, penjelasan singkat, mengenai “DEEP DISCHARGE BATTERY” , Semoga tips diatas bermanfaat dan dapat diterapkan.

BACA JUGA

PENYEBAB KERUSAKAN