SUPERVISOR
PLAYBOOK V2
BUILD THE BEHAVIOR.
BUILD THE CULTURE.
↓
OBSERVE
↓
COACH
↓
TRAIN
↓
MEASURE
Supervisor membuat standar menjadi perilaku.
“Kita tidak sedang melatih staf untuk menghafal kalimat. Kita sedang membentuk sikap → perilaku → budaya kerja.”
↓
ATTITUDE
↓
BEHAVIOR
↓
HABIT
↓
CULTURE
✕ TRAINER BIASA
Materi → Dijelaskan → Selesai
Berhenti pada pengetahuan.
✓ ORCA TRAINING
Contoh → Praktik → Koreksi → Ulang → Ukur
Berakhir pada perubahan perilaku.
FROM ROLE MODEL
TO TRAINER
Supervisor bertumbuh dari mampu menjadi contoh, mampu melihat gap, mampu memperbaiki perilaku, hingga mampu melatih orang lain secara mandiri.
ROLE MODEL
“Saya mampu melakukannya.”
Memperagakan standar dengan benar.
OBSERVER
“Saya mampu melihat gap.”
Melihat tindakan trainee dan dampaknya pada customer.
COACH
“Saya mampu memperbaikinya.”
Observe → Explain → Demonstrate → Repeat.
TRAINER
“Saya mampu membentuk orang lain.”
Menjalankan training sampai trainee memenuhi standar.
Kemampuan yang wajib dimiliki Supervisor
BUILD THE ATTITUDE
Enam sikap mental harus terlihat sebagai perilaku yang dapat diamati, bukan hanya dipahami sebagai teori.
ENERGIK
Makna: Kesiapan positif
Terlihat: Postur • gerakan • suara • kesiapan
ANTUSIAS
Makna: Ketertarikan & semangat
Terlihat: Intonasi • fokus • keterlibatan
HAPPINESS
Makna: Membawa suasana positif
Terlihat: Senyum • wajah • kenyamanan customer
RESPON
Makna: Cepat menangkap situasi
Terlihat: Kecepatan • ketepatan • tindakan
INISIATIF
Makna: Bertindak tanpa menunggu
Terlihat: Melihat kebutuhan → mengambil tindakan
EKSPRESI
Makna: Pesan lewat wajah, suara & tubuh
Terlihat: Wajah • intonasi • gesture
↓
CUSTOMER EXPERIENCE
DON’T JUST HEAR THE QUESTION
Pertanyaan customer adalah pintu masuk untuk memahami kekhawatiran, motif, kebutuhan dan solusi yang tepat.
T → D → R → F → R
Training harus bergerak sampai trainee mampu melakukan secara mandiri dan natural.
Apa standarnya?
Supervisor memperagakan
Trainee mencoba
Temukan gap dan koreksi
Ulang sampai natural
PRACTICE UNTIL IT BECOMES NATURAL
Bangun satu behavioral skill sampai terlihat natural, lalu tambahkan skill berikutnya.
LEVEL 2 — ENERGIK + ANTUSIAS · 20 repetisi
LEVEL 3 — + HAPPINESS
LEVEL 4 — RESPON + INISIATIF
LEVEL 5 — EKSPRESI
LEVEL 6 — FULL COMBINATION
COACHING LOOP
ERROR DETECTED
↓
STOP
↓
CORRECT
↓
DEMONSTRATE
↓
REPEAT
↓
OBSERVE AGAIN ↺
3 yang sudah bagus · 2 yang harus diperbaiki · 1 prioritas latihan berikutnya
WHAT GETS MEASURED GETS IMPROVED
Standar kelulusan: minimum 4/5 pada setiap kompetensi — bukan rata-rata.
| COMPETENCY | TARGET |
|---|---|
| ENERGIK | ≥ 4/5 |
| ANTUSIAS | ≥ 4/5 |
| HAPPINESS | ≥ 4/5 |
| RESPON | ≥ 4/5 |
| INISIATIF | ≥ 4/5 |
| EKSPRESI | ≥ 4/5 |
6-PAGE SUPERVISOR SYSTEM
EXECUTE EVERY DAY
☐ Observe sales
☐ Advice penjualan
☐ Rekap kunjungan / customer case
☐ WhatsApp appointment & follow-up
☐ Q&A evaluation
☐ Training / role play
☐ Score trainee
REVIEW & IMPROVE
Selasa–Jumat — Morning Call
Sabtu–Minggu — Evening Call
☐ Evaluasi performance
☐ Review weakness
☐ Tentukan training priority
☐ Tambahkan real case ke Role Play Bank
WE DON’T JUST TEACH PEOPLE.
WE BUILD PEOPLE.
KNOWLEDGE → ATTITUDE → BEHAVIOR → HABIT → CULTURE
BUILD THE BEHAVIOR.
BUILD THE CULTURE.
ORCA BUSINESS ACADEMY